Berita > Seputar TKI
Netty Heryawan Berharap Ada URC Tangani TKI Bermasalah
13 Jun 2017 06:20:23 WIB | A Hadi Akram | dibaca 1328
Ket: Netty Prasetiyani Heryawan saat buka puasa bersama dengan ratusan TKI di wisma konjen Jeddah
Foto: Garis Potography
Jeddah, LiputanBMI - Istri Gubernur Jawa Barat, Netty Prasetiyani Heryawan angkat bicara terkait TKI bermasalah di Arab Saudi. Menurutnya, pemerintah perlu membentuk unit reaksi cepat (URC) untuk menangani TKI yang mengalami masalah di Arab Saudi.

Hal itu diungkapkannya setelah melakukan dialog dengan puluhan TKI bermasalah yang berada di shelter KJRI Jeddah. Dalam kesempatan itu, Netty juga turut memberikan bantuan berupa uang tunai sebesar SR 5.000 kepada TKI bermasalah di shelter.

"Untuk menangani TKI bermasalah diperlukan unit reaksi cepat (URC) dari pemerintah, satgas TKI yang dipunya pemerintah harus gerak cepat, tidak melulu menunggu laporan diakhir,” ujarnya kepada LiputanBMI, Jumat (9/6).

Sebagai keseriusannya dalam membantu permasalahan TKI, Netty juga berjanji akan mengupayakan penyelesaian kasus almarhum Endang bin Jojo Ngahoji TKI asal Tasikmalaya yang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas di Riyadh. Endang meninggalkan seorang istri bernama Juju Juariyah dan 4 anak yang masih kecil.

Terkait nasib keempat anak almarhum Endang, Netty mengakatkan akan memberikan bantuan pendidikan agar mereka tidak putus sekolah.

Untuk diketahui, akibat penanganan yang kurang serius dari pemerintah pusat, kasus Endang masih terkatung-katung penyelesaiainnya, selain hak diyat, hak sisa gajinya juga belum bisa dicairkan, padahal semua persyaratan yang diajukan oleh kemenlu telah dipenuhi pihak ahli waris.



(HDI, 13/06)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh