Berita > Komunitas
SPI Berencana Gelar Edukasi Kewirausahaan Bagi TKI saat Peringatan Ultahnya yang Ke-1
16 May 2017 12:45:16 WIB | Tatang Muhtar | dibaca 1233
Ket: Sekjen dan Ketum SPI saat menghadap ke KBRI Riyadh, (14/05)
Foto: Dok. SPI/TTG
Riyadh, LiputanBMI - Di usianya yang baru genap 1 tahun, para TKI yang tergabung dalam Solidaritas Pekerja Indonesia (SPI) di Riyadh, berencana untuk menggelar sarasehan bertajuk “Wadah Silaturahmi Untuk Kemandirian TKI Purna menjadi Wirausahawan Sukses” pada Jumat, 19 Mei 2017.

Sekjen SPI, Hery Ahmad mengatakan bahwa komunitasnya ingin turut berkontribusi memberikan sesuatu yang bermanfaat sebagaimana komunitas atau ormas lainnya yang sudah lebih dulu.

“Ini merupakan salah satu realisiasi dari visi misi SPI, dengan sarasehan ini mudah-mudahan anggota SPI mempunyai gambaran dan motivasi untuk menjadi pelaku usaha pada saat nanti menjadi purna TKI” ungkapnya.

Rencananya, pemateri terdiri dari PF Ekonomi KBRI Riyadh, tenaga profesional dan pihak perbankan. Sarasehan akan digelar di sebuah istirohah (resort) di Exit 8 Riyadh.

“Kami sudah bertemu dengan pejabat KBRI Riyadh, bidang ekonomi untuk memohon dukungan dan kesediaan menjadi salah satu pembicara,” imbuhnya.

Lanjut kata Hery, edukasi kewirausahaan bagi TKI sangat penting dilakukan, khususnya para TKI di Arab Saudi. Sejauh ini pemerintah melalui BNP2TKI hanya melakukan pemberdayaan bagi TKI yang pulang kampung.

“Kalau sudah menjadi purna TKI atau pulang kampung, menurut saya bukan saatnya lagi untuk diberikan pembinaan atau pelatihan, tapi mereka harus sudah siap terjun” papar pria yang berprofesi sebagai ahli kopi di Elixir Bunn Coffee Roasters itu.

“Makanya SPI mencoba mengambil peran itu, kita akan bekerja sama dengan perwakilan pemerintah RI, bekerja sama dengan ormas, komunitas lain juga, karena hal ini saya kira menjadi tanggung jawab kita bersama.” pungkasnya.

(TTG, 16/05)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh